Friday, January 06, 2017

Bersyukur dan terima kasih

Cerita Sebuah Terima Kasih

Andaikan kita sedang naik di dalam sebuah kereta ekonomi.
Karena tidak mendapatkan tempat duduk, kita berdiri di dalam gerbong tersebut.
Suasana cukup ramai meskipun masih ada tempat bagi kita untuk menggoyang-goyangkan kaki.
Kita tidak menyadari handphone kita terjatuh.

Skenario 1

Ada orang yang melihatnya, memungutnya dan langsung mengembalikannya kepada kita.
"Pak, handphone bapak barusan jatuh nih,"
kata orang tersebut seraya memberikan handphone milik kita.
Apa yang akan kita lakukan kepada orang tersebut?
Mungkin kita akan mengucapkan terima kasih dan berlalu begitu saja.

Skenario 2

Sekarang kita beralih kepada skenario kedua.
Handphone kita terjatuh dan ada orang yang melihatnya dan memungutnya.
Orang itu tahu handphone itu milik kita tetapi tidak langsung memberikannya kepada kita.
Hingga tiba saatnya kita akan turun dari kereta, kita baru menyadari handphone kita hilang.

Sesaat sebelum kita turun dari kereta, orang itu ngembalikan handphone kita sambil berkata, "Pak, handphone bapak barusan jatuh nih."
Apa yang akan kita lakukan kepada orang tersebut?

Mungkin kita akan mengucapkan terima kasih juga kepada orang tersebut.
Rasa terima kasih yang kita berikan akan lebih besar daripada rasa terima kasih yang kita berikan pada orang di skenario pertama (orang yang langsung memberikan handphone itu kepada kita).
Setelah itu mungkin kita akan langsung turun dari kereta.

Skenario 3

Marilah kita beralih kepada skenario ketiga.
Pada skenario ini, kita tidak sadar handphone kita terjatuh, hingga kita menyadari handphone kita tidak ada di kantong kita saat kita sudah turun dari kereta.
Kita pun panik dan segera menelepon ke nomor handphone kita, berharap ada orang baik yang menemukan handphone kita dan bersedia mengembalikannya kepada kita.

Orang yang sejak tadi menemukan handphone kita (namun tidak memberikannya kepada kita) menjawab telepon kita.
"Halo, selamat siang, Pak.
Saya pemilik handphone yang ada pada bapak sekarang," kita mencoba bicara kepada orang yang sangat kita harapkan berbaik hati mengembalikan handphone itu kembali kepada kita.
Orang yang menemukan handphone kita berkata, "Oh, ini handphone bapak ya.
Oke deh, nanti saya akan turun di stasiun berikut. Biar bapak ambil di sana nanti ya."

Dengan sedikit rasa lega dan penuh harapan, kita pun pergi ke stasiun berikut dan menemui "orang baik" tersebut.
Orang itu pun memberikan handphone kita yang telah hilang.
Apa yang akan kita lakukan pada orang tersebut?

Satu hal yang pasti, kita akan mengucapkan terima kasih, dan sepertinya akan lebih besar daripada rasa terima kasih kita pada skenario kedua bukan?
Bukan tidak mungkin kali ini kita akan memberikan hadiah kecil kepada orang yang menemukan handphone kita tersebut.

Skenario 4

Terakhir, mari kita perhatikan skenario keempat.
Pada skenario ini, kita tidak sadar handphone kita terjatuh, kita turun dari kereta dan menyadari bahwa handphone kita telah hilang, kita mencoba menelepon tetapi tidak ada yang mengangkat.
Sampai akhirnya kita tiba di rumah.

Malam harinya, kita mencoba mengirimkan SMS :

"Bapak / Ibu yang budiman.
Saya adalah pemilik handphone yang ada pada bapak / ibu sekarang.
Saya sangat mengharapkan kebaikan hati bapak / ibu untuk dapat mengembalikan handphone itu kepada saya. Saya akan memberikan imbalan sepantasnya. "
SMS pun dikirim dan tidak ada balasan. Kita sudah putus asa.

Kita kembali mengingat betapa banyaknya data penting yang ada di dalam handphone kita.
Ada begitu banyak nomor telepon teman kita yang ikut hilang bersamanya.
Hingga akhirnya beberapa hari kemudian, orang yang menemukan handphone kita menjawab SMS kita, dan mengajak ketemuan untuk mengembalikan handphone tersebut.

Bagaimana kira-kira perasaan kita?

Tentunya kita akan sangat senang dan segera pergi ke tempat yang diberikan oleh orang itu.
Kita pun sampai di sana dan orang itu mengembalikan handphone kita. Apa yang akan kita berikan kepada orang tersebut?

Kita pasti akan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepadanya, dan mungkin kita akan memberikannya hadiah (yang kemungkinan besar lebih berharga dibandingkan hadiah yang mungkin kita berikan di skenario ketiga).

Moral of the story

Apa yang kita dapatkan dari empat skenario cerita di atas?

Pada keempat skenario tersebut, kita sama-sama kehilangan handphone, dan ada orang yang menemukannya.

Orang pertama menemukannya dan langsung mengembalikannya kepada kita.
Kita berikan dia ucapan terima kasih.

Orang kedua menemukannya dan memberikan kepada kita sesaat sebelum kita turun dari kereta.
Kita berikan dia ucapan terima kasih yang lebih besar.

Orang ketiga menemukannya dan memberikan kepada kita setelah kita turun dari kereta.
Kita berikan dia ucapan terima kasih ditambah dengan sedikit hadiah.

Orang keempat menemukannya, menyimpannya selama beberapa hari, setelah itu baru mengembalikannya kepada kita.

Kita berikan dia ucapan terima kasih ditambah hadiah yang lebih besar.

Ada sebuah hal yang aneh di sini.

Cobalah pikirkan, di antara keempat orang di atas, siapakah yang paling baik?

Tentunya orang yang menemukannya dan langsung memberikannya kepada kita, bukan?
Dia adalah orang pada skenario pertama.

Namun ironisnya, dialah yang mendapatkan reward paling sedikit di antara empat orang di atas.

Manakah orang yang paling tidak baik?

Tentunya orang pada skenario keempat, karena dia telah membuat kita menunggu beberapa hari dan mungkin saja memanfaatkan handphone kita
tersebut selama itu.

Namun, ternyata dia adalah orang yang akan kita berikan reward paling besar.

Apa yang sebenarnya terjadi di sini?

Kita memberikan reward kepada keempat orang tersebut secara tulus,
tetapi orang yang seharusnya lebih baik dan lebih pantas mendapatkan banyak, kita berikan lebih sedikit.

OK, kenapa bisa begitu?

Ini karena rasa kehilangan yang kita alami semakin bertambah di setiap skenario.

Pada skenario pertama, kita belum berasa kehilangan karena kita belum sadar handphone kita jatuh, dan kita telah mendapatkannya kembali.

Pada skenario kedua, kita juga sudah mulai merasakan kehilangan karena saat itu kita baru sadar, dan kita sudah membayangkan rasa kehilangan yang mungkin akan kita alami seandainya saat itu kita sudah turun dari kereta.

Pada skenario ketiga, kita sempat merasakan kehilangan, namun tidak lama kita mendapatkan kelegaan dan harapan kita akan mendapatkan handphone kita kembali.

Pada skenario keempat, kita sangat merasakan kehilangan itu.
Kita mungkin berpikir untuk memberikan sesuatu yang besar kepada orang yang menemukan handphone kita, asalkan handphone itu bisa kembali kepada kita.

Rasa kehilangan yang bertambah menyebabkan kita semakin menghargai handphone yang kita miliki.

Kesimpulan

Saat ini, adakah sesuatu yang kurang kita syukuri?

Apakah itu berupa rumah, handphone, teman-teman, kesempatan berkuliah, kesempatan bekerja, atau suatu hal lain.

Namun, apakah yang akan terjadi apabila segalanya hilang dari genggaman kita.
Kita pasti akan merasakan kehilangan yang luar biasa.

Saat itulah, kita baru dapat mensyukuri segala sesuatu yang telah hilang tersebut.

Namun, apakah kita perlu merasakan kehilangan itu agar kita dapat bersyukur?

Sebaiknya tidak.

Syukurilah segala yang kita miliki, termasuk hidup kita, selagi itu masih ada.
Jangan sampai kita menyesali karena tidak bersyukur ketika itu telah lenyap dari diri kita.

Jangan pernah mengeluh dengan segala hal yang belum diperoleh.
Bahagialah dengan segala hal yang telah diperoleh.

Sesungguhnya, hidup ini berisikan banyak kebahagiaan.
Bila kita mampu memandang dari sudut yang benar.😊

Sunday, January 01, 2017

Malam tahun baru 2017

Masjid At Tiin 31 Des 2016

Resume
*Dari ust Arifin Ilham*

Tidak ada yg lebih baik dari diri seorang mukmin,  kecuali dia menperbaiki diri,  karna semakin  hari seseorang makin dekat dengan kematiannya.  (An-najam 23)

Hamba yang bertaubat adalah hamba pilihan.  (An-nur 21)

Seseorang yg melakukan maksiat,  sebelum Allah mencabut nyawanya,  masih terbuka untuknya pintu taubat,  masih punya kesempatan untuk diberi hidayah oleh Allah. Karna kita tidak mengetahui akhir hidup seseorang,  untuk itu setiap saat seseorang harus memperbanyak zikir pada Allah,  memperbanyak istigfar pada,  memperbanyak minta ampun pada Allah.  Semoga Allah perkenankan Husnul Khotimah.

Jika seseorang diampuni oleh Allah. maka akan Allah perbaiki dirinya dan akan Allah hijrahkan dirinya.

*Dari KH. Ma'ruf Amin*

Jangan pernah berhenti untuk meminta hidayah kepada Allah. Perbanyak berdoa pada Allah, agar senangtiasa Allah istiqomahkan dalam kebaikan dan rahmatNya.

Karna pada saat sekarang ini,  umat banyak mengalami tantangan,  baik berupa fitnah maupun ghozulfikri dll. Zaman inilah yang dikhawatirkan oleh Rasul,  bahkan saat beliau wafat, beliau masih mengigat umat nya dengan mengatakan 'ummati,  ummati,  ummati'. 

Rasul mengajarkan pada kita untuk selalu berdoa 'ya allah perlihatkan pada kami yg haq itu haq dan yang bathil itu bahtil'.

*dari ust Teuku Zulkarnain*

'Orang yang keluar untuk menuntut ilmu,  sama halnya dengan orang yang berjihad dijalan Allah sampai dia kembali lagi kerumahnya'.

Jika umat islam telah meninggalkan ulama, tidak mendengarkan ulama, lari jika bertemu ulama dan tidak peduli lagi dengan halal haram,  maka yang akan terjadi adalah:

1. Keberkahan akan dicabut oleh Allah
2. Akan hadir pemimpin2 yang zholim
3. Mati dengan keadaan iman dicabut

Syeikh andul khodir jailani 'tidak sah iman seseorang jika ia lebih mencintai dirinya sendiri dibandingkan Allah dan RasulNya'
Jika ada yg menghina Allah,  umat islam wajib membelaNya. Kita wajib membela Allah bukan karna Allah lemah, melainkan karna kecintaan kita pada Allah.

Jika ada yang kenghina agama Allah,  umat islam akan terpecah menjadi 2 golangan, yang pertama golongan yg membela agama Allah. Dan yang kedua akan membela golongan penista agama. Dan Allah akan menolong yang membela agamaNya.

Thursday, December 15, 2016

Tawar Menawar Pedagang Kecil

*Renungan* (kiriman tulisan teman)

SEKALI LAGI, TENTANG TAWAR MENAWAR PADA PEDAGANG KECIL

Tadi pagi, diantara beceknya pasar Jombang, aku mengantri untuk dilayani, di tukang ikan.

“mahal amat, kurangi deh, ikan kayak gini, udah nggak segar,”tawar ibu berambut hasil rebonding itu.

“25ribu itu udah pas Bu, karna udah siang, kalo pagi, nggak kurang dari 30ribu,” jawab ibu penjual ikan.

“Ahhh 20ribu kalo mau, udah sisa-sisa jelek begini kok,” tawar si ibu rebonding.

Mata tua penjual ikan mengerjap pelan, mata tua yang selalu mengundang iba, menatap dagangannya. Masih bertumpuk. Hari mulai beranjak siang. Sebuah anggukan ia berikan. Menyerah pada keadaan. Hidup, tak memberinya banyak pilihan.

Dan tangan tua keriput itu mulai menyisik ikan. Ujung jari melepuh terlalu lama terkena air. Beberapa luka di jari tertusuk tajamnya duri ikan, cukuplah sebagai bukti, bahwa kehidupannya bukanlah kehidupan manis bertabur mawar melati.

Dunia,

Kenapa kita sedemikian kejam pada orang yang lemah? Mengapa di sebagian semesta diri, kita begitu puas jika berhasil memenangkan penawaran pada orang orang yang sudah terseok-seok mencari makan?

Apa yang kita dapat dari hasil menawar ? 3 atau 5 ribu?

Akan kaya kah kita dgn uang segitu? TIDAK.

Uang mungkin terkumpul, tapi keberkahan hidup nggak akan didapat. Bisa jadi, saat memasak, lupa, lalu gosong dan terbuang, kerugiannya lebih dari 5 ribu. Atau bisa jadi, saat masakan udah matang, anak anak malah kehilangan selera makan, dan minta dibelikan ketoprak atau apalah, sehingga uang yg 5 ribu tadi abis juga, capek memasak nggak dihargai oleh anggota keluarga.

Apalagi menawar dengan bahasa yg tidak baik. “ikan kayak gini, udah nggak segar, ikan kayak gini, sisa-sisa udah jelek begini,”

Omongan adalah doa. Setelah deal membeli, bisa jadi ikan itu memang membawa pemakannya menjadi tidak segar, atau ikan itu membawa kejelekan bagi pemakannya. Hati hati Bu dengan lisanmu, doa ibu menggetarkan langit, kalimat yg burukpun bisa menggetarkan langit.

Aku udah bertahun mencoba konsisten menerapkan untuk tidak pernah menawar pedagang kecil. Dengan menulis ini, aku bukannya tidak paham dengan konsekuensi, akan banyak yg menilai “ahh amal baik kok di publikasikan, riya, nggak dapat pahala,”

Baik, soal pahala atau tidak, biarlah menjadi urusan Allah. kalau karena menuliskan hal ini, aku dianggap riya, lantas kehilangan pahala atas hal itu, aku ikhlas.  Hanya berharap, semoga tulisan ini mampu membelai banyak hati yang lain, kemudian menjadi konsisten untuk tidak pernah lagi menawar ke pedagang kecil.

Mari kita mulai, membangun perekonomian pedagang kecil.

Saat kita masih meringkuk di kamar ber AC, jam 3 dini hari, kala tubuh masih dibalut oleh selimut wangi dan jiwa dibuai mimpi, ibu tua pedagang ikan itu sudah berkubang dengan aroma ikan, mengangkat ikan berbaskom baskom, menyentuh es batu, mengeluarkan isi  perut ikan, dll. Sungguh bukan kehidupan yang gampang.

Apa ruginya kalau kita melebihkan bayaran, atau minimal, tidak menawar atas harga yg telah dia tetapkan.

Dalam hidup, aku merasakan,  selalu di beri kejutan kejutan oleh Allah, Sang Pemilik seluruh kerajaan.

Dalam 3 hari ini, Karena sibuk kerja, menulis, menjaga anak –anak, aku nggak sempat upload foto gamis jualanku, namun seseorang tetap membeli  3 potong  gamis yg dulu pernah aku upload, transaksi  1.620.000. Aku dapat untung 120ribu. Alhamulilah.  Tapi Allah melimpahkan cintaNya dengan menggerakkan hati  si pembeli gamis untuk mentransfer lebih.  yg dia transfer 2.2 juta.  Untung 120ribu berubah menjadi 700 ribu.

Tadi pagi, pembeli buku dari banjar masin, mentransfer 300ribu, seharusnya hanya 121ribu. Lagi lagi, Allah mengirim sayangNya dengan cara tak terduga.

Apakah rejeki hebat ini buah dari doa-doaku?

Belum tentu.

Ini bisa jadi, adalah doa dari ibu si tukang ikan, atau bapak penjual tahu, atau ibu tukang giling bumbu, atau bapak tua penjual pisang,dll yang pernah bertransaksi jual beli dengan ku.

Saat kita tak menawar, mereka ikhlas bilang “terima kasih”.

“terima” dan “kasih”. Mereka menerima.  Lalu malaikat menerbangkan doa mereka, mengetuk pintu langit, dan kita kelimpahan “kasihNya”.

Bukankah sudah jelas, tak ada sekat antara dhuafa dengan Tuhannya, bahwa doa kaum dhuafa, doa orang yg papa, adalah doa yang mampu mengetuk pintu langit.

Lantas kenapa kita mampu memberi kado pada teman yg melahirkan seharga ratusan ribu, atau membelikan kado ulang taun ratusan ribu pada anak teman yg merayakan ulang taun di mall , bukankah mereka sudah kaya, kado kado ratusan ribu itu mereka bisa membeli sendiri.

Sementara kita begitu berhitung pada mereka yg telah menggadaikan jam tidur dan tenaga, mereka yang terseret seret oleh arus nasib kejamnya jaman  untuk sekedar mencari uang sebagai bekal pelanjut hidup.

Aku sangat yakin pada seluruh ajaran dalam nilai yang aku imani. Ketika kita memudahkan urusan orang, Tuhan akan memudahkan urusan kita. Ketika kita memberi satu, Tuhan akan membalas ratusan kali lipat. Balasan rejeki tak hanya dalam bentuk materi yg terukur. Bisa dalam bentuk hati yg selalu gembira. Meski sederhana, tapi hati nggak pernah gundah. Nggak pernah grasak grusuk cemas panic sampai menyerobot rejeki orang. Meski pas pasan, tapi makan enak, tidur sealu nyenyak, itu adalah rejeki yang tak terbilang harganya.

Buktikan saja. Jangan sesekali menawar pedagang kecil. Selalu mudahkan urusan orang lain. Jangan abiskan waktu untuk tawar menawar sampai alot, simpan waktu dan tenagamu untuk hal-hal yg lebih bermanfaat. Waktu buat tawar menawar dipangkas, jadikan itu waktu untuk bersujud di kala dhuha, atau untuk membaca alquran agar tentram jiwa dan raga.

Soal rejeki, kejarlah dengan cara yg baik. Serahkan hasilnya hanya pada Allah semata.

Soal menghemat, bukan dengan cara menawar keras pedagang kecil, jangan ditawar, maka Allah akan aktif mengisi ‘tabungan’ kita.

Dan kita akan dibuat takjub oleh cara ‘tangan’ Allah bekerja.

Akan banyak kejutan cinta dari Yang Kuasa.

yakin seyakin yakinnya, karena Allah, tak pernah sekalipun ingkar janji.

*menulis caraku menasehati diri sendiri, menulis untuk kebaikan

Nabi Muhammad SAW

NABI MUHAMMAD SAW

GELAR
1. Rasulullah
2. An-Nabi
3. Khootamul Anbiyaa’ wal Mursaliin
3. Al-Mushthofaa
4. Al-Amiin
5. Shollollahu ‘alaihi wa Sallam (Sholawat dari Alloh & salaam atasNya)
6. dan lain2nya

KUN-YAH: Abal Qasim

NAMA: Muhammad Bin Abdulloh

NASAB:
(Jalur Ayah)
Abdulloh bin Abdul Muttholib bin Hasyim bin Abdu Manaf bin Qushoy bin Kilaab bin Murroh bin Ka’ab bin Lu’ay bin Ghoolib bin Fihr bin Maalik bin An-Nadhr bin Kinaanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyaas bin Mudhor bin Nizar bin Ma’ad bin Adnaan bin Isma’iil bin Ibrohiim

Nenek dari jalur ayah: Faathimah binti Amr Al Makhzuumiyyah

(Jalur Ibu)
Aminah binti Wahb bin Abdu Manaaf bin Zuhroh bin Kilaab.

Nenek dari jalur ibu: Barroh binti abdil ‘uzza

NISBAH: Al-Makki (Makkah)

LAHIR:
Makkah, 12 Robii’ul Awwal 52 S.H (Tahun gajah) / 22 April 571 M) kamis 18/3/672

DIUTUS MENJADI ROSUL: saat berumur 40 tahun saat beribadah di gua hiro

HIJRAH KE MADINAH : pada bulan Robii’ul Awwal saat berumury 53 tahun

MENJADI PANGLIMA PERANG SEBANYAK : 27 kali dan mengutus pasukan perang sebanyak ± 56 kali

HAJI : 1 kali

UMROH : 4 kali

WAFAT:
Madinah, senin 12 Robii’ul Awwal 11 H/ (632 M) (genap 63 tahun)

DIMAKAMKAN:
Di Rumah Aisyah, bersama 2 sahabatnya Abu Bakar dan Umar.                         (Bukan di kompleks Masjid Nabawi. Yang memasukkannya ke masjid nabawi bukan sahabat tapi para penguasa yg datang sesudah mereka).

ETNIS:
Arab, suku Quraisy, bani Hasyimiyah

UMMAHATUL MU’MINIIN (Para Istri Nabi):
1. Khoodijah binti Khuwailid,
2. Saudah binti Zum’ah,
3. Aisyah binti Abu Bakar,
4. Hafshoh binti Umar,
5. Zaynab binti Khuzaymah,
6. Hindun binti Abi Umayyah,
7. Zaynab binti Jahsy,
8. Juwayriyah binti Harits,
9. Romlah binti Abu Sufyan,
10. Shoofiyah binti Huyay,
11. Maymuunah binti al-Harits,
12. Mariah binti Syam’un

ANAK-ANAK NABI:
1. Al-Qoosim,
2. Abdulloh,
3. Zainab,
4. Ruqoyyah,
5.Ummu Kultsuum,
6. Faathimah, dan
7. Ibrohim

Hewan peliharaan kesayangan Rasulullah:
Kucing: Muezza
KeLedai kesayangan :
Dul-Dul
Unta kesayangan : Atba
Kuda Kesayangan : Ya'afur

10 Sahabat utama RASULULLAH :
1. Abu Bakar As-Sidil ra
2.Umar bin Khatab ra
3.Ustman bin Affan ra
4.Ali bin Abu Thalib ra
5. Thalhah bin Ubaidillah
6. Zubair bin Awwam ra
7. Saad bin Abi Waqas ra
8. Said bin Zaid ra
9. Abdul Rahman bin Auf ra
10. Abu Ubaidah bin Al-Jarrah ra

Monday, December 12, 2016

Bersholawat lah..

Ternyata Rasulullah Ridho dengan Aksi Bela Islam...

Minggu tadi malam tanggal 11 Desember 2016, bertepatan dengan tanggal 12 Rabi’ul Awal..hari kelahiran Nabi Muhammad SAW...

Nabi Agung penutup para Nabi (khaatamannabiyyiin)..manusia paling suci di muka bumi..yang diutus Allah Azza Wajalla sebagai pembawa risalah untuk seluruh umat manusia di jagad raya ini...  

Taklim ba’da maghrib di masjid Al Huda (di komplek saya tinggal) kali ini, diisi oleh Ustadz Abdullah Muttaqin Ramadhan, LC..seorang ustadz muda lulusan Universitas Islam Al Azhar di Kairo Mesir...

Sang Ustadz membuka taklim dengan melantunkan ayat suci Al Qur’an dengan suara melengking yg sangat merdu dan indah..yg terus terang membuat saya merinding...

Ayat yg dilantunkan tersebut adalah firman Allah dalam QS. Al Ahzab: 56 yg artinya:”Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”...

Betapa mulianya Nabi kita ini..sampai-2 Sang Pencipta dan para malaikatnya bershalawat kepada beliau..kitapun diperintahkan-Nya pula utk bershalawat kepadanya.. Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad..!!!

Nah, salah satu refleksi dari kecintaan orang-2 yg beriman kepada Rasulullah SAW adalah membaca shalawat untuknya..yg berarti, ketika kita membaca shalawat kepada Nabi SAW, kita sedang mengekspresikan kecintaan kita kepada beliau...  

Lantas Sang Ustadzpun menjelaskan beberapa fadhilah/keutamaan membaca shalawat Nabi..dan beberapa kisah keajaiban yg dialami oleh orang-2 yg mengamalkannya...

Orang yg bershalawat kepada Nabi SAW, berarti dia menjalankan perintah Allah SWT..yg pastilah dia akan mendapatkan pahala yg besar dari-Nya...

Dia juga meneladani Allah dan para malaikat-Nya..yg pastilah dia juga akan mendapatkan taufik dan hidayah-Nya...

Orang yg  bershalawat kepada Nabi SAW akan mendapatkan balasan shalawat dari Allah SWT..hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:”Barang siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali”. (HR Muslim No. 408, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa’i)...

Orang yg  bershalawat kepada Nabi SAW akan dihapuskan kesalahan dan ditinggikan derajatnya oleh Allah Ta’ala...

Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:“Barangsiapa yang bersholawat kepadaku satu kali, maka Allah bersholawat kepadanya 10 kali shalawat, dihapuskan darinya 10 kesalahan, dan ditinggikan baginya 10 derajat.” (HR. Nasa’i, III/50 dan dinyatakan Shohih oleh Syaikh al-Albani)...

Dengan gaya yg menarik, Sang Ustadzpun lalu menceritakan kisah yg disampaikan oleh gurunya..seorang ulama terkenal di Universitas Al Azhar - Kairo, tentang keajaiban yg dialami oleh orang yg mengamalkan shalawat Nabi...

Alkisah, seseorang berhutang kepada orang lain sebesar 500 dinar.. Nah, pada saat yg telah disepakati, dia tidak mampu membayar hutangnya meskipun telah ditagih berulang-ulang.. Akhirnya diadukanlah si Peminjam kepada Hakim..dan oleh Sang Hakim diputuskan bahwa si Peminjam bersalah dan dijatuhi hukuman penjara...

Tiba2 si Peminjam memohon kepada Hakim agar diberi kesempatan 1 hari lagi untuk bisa mencari uang guna membayar hutangnya.. tentu saja Sang Hakim tidak percaya..lantas dia bertanya kepadanya:”Apa jaminanmu shg kamu bisa mendapatkan uang dalam 1 hari utk membayar hutangmu.?”...

Si Peminjam kebingungan..namun sesaat kemudian dia menjawab dengan mantab:”Jaminan saya adalah Nabi kita yg Agung, Rasulullah SAW”..lantas Sang Hakimpun mengabulkannya...

Sampai di rumah..si Peminjampun bingung..tidak tahu apa yg harus dilakukan.. Akhirnya isterinyapun mengatakan kepadanya dengan pasrah..sudahlah pak kita tinggal saja di rumah dan membaca shalawat Nabi sebanyak-banyaknya...

Malam itu merekapun membaca shalawat Nabi terus menerus sampai akhirnya tertidur.. Nah, dalam tidurnya si Peminjam bermimpi didatangi oleh seseorang yg sangat tampan..yg berkata kepadanya:”Hai Fulan..pergilah kamu besok kepada Khalifah..sampaikan salamku kepadanya, lalu mintalah agar Khalifah membayar hutangmu...

Si Peminjampun bertanya:”Siapakah anda wahai orang tampan.?”..lalu orang tsb menjawab:”Saya Muhammad utusan Allah Yang Maha Agung”..lantas si Peminjam bertanya lagi:”Apa buktinya kalau Khalifah nanti menanyakan kepadaku bahwa ini pesan dari Rasulullah..?”

Orang dalam mimpi itupun menjawab:”Katakan padanya bahwa Khalifah selalu membaca shalawat kepadaku sebanyak 1,000 kali setiap hari..tapi tadi malam kurang satu kali..sehingga dia gelisah”...         

Esok paginya setelah sholat shubuh berjama’ah di masjid, si Peminjampun bergegas mendatangi Khalifah..lalu menyampaikan pesan Rasulullah dalam mimpinya.. Lalu Khalifahpun bertanya:”Apa buktinya kalau itu pesan dari Rasulullah..?”...

Si Peminjampun menyampaikan apa yg dikatakan Rasulullah dalam mimpinya..dan seketika itu pula Sang Khalifah terkejut sambil berkata:”Engkau benar wahai Fulan..itu memang pesan dari Rasulullah..karena hanya Allah dan Rasul-Nya lah yang tahu berapa banyak shalawat yang aku baca untuk Nabi ku yg agung”...

Sang Khalifahpun lantas memberikan uang 500 dinar utk membayar hutang si Peminjam..ditambah hadiah 2.000 dinar sebagai  rasa syukur karena sudah mendapat salam dari Rasulullah SAW melalui si Peminjam...

Jadi si Peminjam ini mendapatkan 2.500 dinar dari Sang Khalifah...Subhanallah..!!!

Dengan gembira si Peminjam segera menemui Sang Hakim untuk membayar hutangnya...tapi apa yg terjadi..??

Sungguh diluar dugaan..ternyata Sang Hakim menolak menerimanya sambil berkata:”Tadi malam saya bermimpi berjumpa dengan Rasulullah, dan beliau memerintahkan kpd saya untuk membayar hutangmu agar saya mendapatkan perlindungan beliau di yaumil hisab nanti..jadi ini saya berikan 500 dinar kepadamu..”..
Subhanallah...!!!

Si Penagih hutangpun datang menemui mereka..dan si Peminjampun siap menyerahkan uang 500 dinar tsb... Namun aneh bin ajaib..apa yg terjadi...??

Si Penagih hutangpun menolaknya sambil berkata:”Tadi malam saya bermimpi didatangi Rasulullah yg mengatakan kpd saya..bahwa apabila saya membebaskan si Fulan dari hutang dan mengikhlaskannya, maka Rasulullah menjamin keselamatan saya di akherat kelak..maka dengan ini aku bebaskan hutang kamu”.. Subhanallah..Allahu Akbar..!!!

Sang Ustadz lantas menceritakan kisah lainnya.. Salah satu temannya sewaktu kuliah di Kairo..seorang negro dari Nigeria..selalu membaca shalawat setiap habis sholat maghrib berjamaah di masjid.. Suatu ketika, saking ngantuknya, dia tertidur sebelum sempat membaca shalawat Nabi...

Nah dalam mimpinya dia di datangi oleh Rasulullah dan dibangunkannya.. Si Negropun bukan main bahagianya karena bisa berjumpa dan melihat wajah tampan Sang Idola..Rasulullah SAW di dalam mimpinya...

Sejak itu, dia semakin rajin membaca shalawat Nabi sebanyak-2nya.. Subhanallah..!!!

Di penghujung taklimnya..Sang Ustadzpun bercerita..ada seorang Kyai yg terkenal sholeh dan dihormati di kota kelahirannya di Purworejo (Oohh..rupanya Sang Ustadz sekampung dengan Sang Kyai..)...

Sang Kyai menceritakan bahwa setelah aksi bela Islam ke II tanggal 4 November (Aksi 411) di Jakarta..beliaupun bermimpi berjumpa dengan Rasulullah..dan Rasulullahpun mengatakan kepadanya bahwa beliau ”ridho atas aksi bela Islam” yg dilakukan oleh umatnya di Indonesia”...Subhanallah...Allahu Akbar..!!!

Sang Ustadz sangat yakin bahwa kisah-2 perjumpaan dengan Rasulullah di dalam mimpi tsb adalah benar adanya.. karena dialami oleh orang-2 yg shaleh..dan Rasulullah sendiripun menjelaskannya di dalam hadits shahih, sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra...

Rasulullah SAW bersabda:“Barangsiapa melihatku dalam mimpi, maka sungguh ia telah melihatku secara benar. Sesungguhnya setan tidak bisa menyerupai bentukku. Barangsiapa yang berdusta atasku secara sengaja maka ia telah mengambil tempat duduk dalam neraka”. (HR Bukhari dan Muslim)...

Saya sempat tercenung mendengarkan taklim tadi malam..sayapun sempat berbisik:”Ya Rasulullah..maafkan jika karena kebodohan dan kelalaianku, aku belum ber-sungguh2 dalam mencintaimu, mengagumimu dan mengidolakanmu..

Tapi aku berjanji..mulai saat ini aku bertekad untuk mencintaimu dengan sepenuh jiwa ragaku..dan akan selalu bershalawat kepadamu sampai akhir hayatku...

Ya Nabi..salam ‘alaika..
Ya Rasul..salam ‘alaika..
Ya Habib..salam ‘alaika..
Sholawatullah ‘alaika...

Wallahu a'lam bish-shawab,
NHA

Sunday, December 11, 2016

Oleh oleh Rihlah

@Msh ttg Jogokariyan (Oleh-oleh Rihlah w/ IP)

Kepengurusan Takmir Jogokariyan
#Dipilih langsung oleh Masy. lewat Pemilu Takmir
#Rapat rutin pengurus tiap Jumat Kliwon Terbuka Untuk Umum
#Formatur terpilih bersama Pengurus Demisioner menyusun Kepengurusan Lengkap
#Pengurus menyusun Renstra dituangkan dalam "Tahun 2005 Jogokariyan Kampung Islami"

Dulu di Jogokariyan ada Lapangan yg dijadikan markas PKI dan tempat utk Ketoprak (spt srimulat) yg judul nya Matine Gusti Allah.

Nama Jogokariyan krn ada pasukan yg menggunakan lokasi ini dg nama pasukan Jogokar.

Yg termasuk pertama masuk dakwah di Jogokar adalah Muhammadiyah.
Dakwah lewat Masjid (sbg tempat pengembangan ilmu, menerima tamu negara, tempat menginap musafir, pusat informasi, ruang tunggu tamu, dulu Zaman Rasul belum ada hotel)

Cara Fundrising. Negosiasi dg Funder adalah org terdekat dan yg dikenal calon donatur. Ada kisah ttg Pendiri Maspion Grup (Org Cina yg akhirnya masuk Islam berkat Caddynya yg mengenalkan Islam saat ia main Golf). Atau DN Aidit yg masuk PKI oleh pedagang burung yg menceritakan ttg prinsip Komunisme ke Aidit).

Tiga Tahap Membangun Masjid
# How to image
# How to manage
# How to make success
1. Menentukan Wilayah Dakwah Masjid
2. Melakukan Pendataan Jamaah Masjid
3. Merencanakan Kegiatan
4. Mensosialisasikan Kegiatan
5. Melaporkan Kegiatan

"Prinsip Pelayanan, bahwa Setiap org yg datang ke masjid adalah Tamu Allah, maka harus dilayani dg baik, meskipun hanya numpang kencing." (Jogokariyan).

Mindset ttg Masjid adlah pelayanan kebutuhan masyarakat. Bukan sekedar rutinitas ibadah.

Jogokariyan punya Jamboel (Jamaah Masjid Bersepeda Ontel) - prinsip melayani.
Harus pandai membidik potensi masyarakat. Berangkat dari apa yg dibutuhkan dan disukai masyarakat

Ada jamaah masjid Jogokariyan yg sdh sepuh, dia adalah mantan ketua pemuda rakyat PKI. Hidayah bisa datang kapan saja, yg penting tetap berdakwah.

Program Jogokariyan: Gerakan Infaq Mandiri
1. Hitung slrh selama setahun
2. Bagi hingga per pekan
3. Hitung kebutuhan Majid, bagi per pekan
4. Bagi dg pengeluaran tadi
5. Dapat Infaq Mandiri

Masjid Jogokariyan adalah wakafnya Muhammadiyah, namun siapapun bisa masuk, dan dibuat konsesus bersama. Khusus untuk penentuan 1 Syawal misalnya, mengikuti Majelis Tarjih Muhammadiyah.  Kalau ada yg mau tarawih 23, stlah Imam selesai 11 boleh lanjutkan.

Jadi ta'mir Masjid adalah karyawan Allah (prinsip Jogokariyan). Nahnu Dhuat Qabla Ala Kulli Syai'i. Setelah itu sambilan jadi Guru, Manajer dst.

Nama "Jogokariyan" adalah Sunnah krn Rasulullah ketika memberi nama Masjid sesuai tempatnya, Masjid yg pertama kali dibangun Masjid Quba yg berada di wilayah bernama Quba.

@adhiazfar

Pesantren PM-3

Pesantren Masyarakat Merapi-Merbabu (PM-3)

1. Pesantren ini terletak di kaki Gunung Merapi Merbabu, mulai didirikan pasca erupsi Gunung Merapi pada thn 2010.
2. Digagas oleh Ust. M. Fani Rachman dan Ust Salim A. Fillah dan rekan2 dari Relawan Masjid Indonesia.
3. Bangunan pesantren ini dibangun oleh Pemirsa TV One melalui Program Anak Negeri TV One dan selesai pada thn 2013.
4. Diantara program pesantren adalah Program Kaderisasi Da'i dan Imam Masjid, TK Al Aqsha, Pendampingan sosial keagamaan dan Program pemberdayaan ekonomi ummat.
5. Program Kaderisasi Da'i dan Imam dilaksanakan selama 3 tahun, pendidikan 2 tahun dan pengabdian (praktik dakwah) selama 1 tahun. Setiap sabtu ahad seluruh santri tidak boleh berada di asrama pesantren melainkan harus terjun ke masyarakat dalam rangka pendampingan masyarakat dalam urusan keagamaan dan sosial, selain sebagai praktik dakwah juga mendidik santri sebagai da'i yang tangguh dan menanamkan jiwa relawan.
6. Dinamakan Pesantren Masyarakat karena pendidikannya di lingkungan pesantren dan juga di lingkungan masyarakat.
7. Program Pemberdayaan Ekonomi Ummat berupa pinjaman dana bergulir untuk pertanian tanpa riba.
8. Beberapa tahun yang lalu masyarakat Merapi Merbabu penduduk muslimnya hanya 4 KK saja, namun alhamdulillah sekarang sudah fifty-fifty. Hadirnya para da'i sangat membantu sekali dalam menjaga keimanan dan aqidah masyarakat Merapi Merbabu.
9. Mahasantri Merapi Merbabu dikhususkan untuk laki-laki berusia antara 18-23 tahun dan tanpa dipungut biaya.
10. Mahasantri PM-3 juga dibekali kewirausahaan untuk bekal kemandirian ekonomi.

#ahmadsuhari111216

Masjid Jogokariyan

Masjid Jogokariyan

1. Dahulu kampung Jogokariyan merupakan salah satu basis PKI, perlu waktu dan usaha dakwah yang tidak mengenal lelah hingga menjadi Jogokariyan seperti saat ini.
2. Masjid Jogokariyan dibangun pada September 1966.
3. Peran masjid sejatinya tidak hanya sebagai tempat menunaikan ibadah mahdhoh saja, tetapi semestinya juga ikut menyelesaikan problematika masyarakat sekitar, baik dalam masalah ekonomi, kesehatan, pendidikan, moral, dll; seperti halnya di sekitar Jogokariyan dahulu berkembang rentenir, banyak masyarakat yang terjerat hutang, maka kehadiran masjid menjadi penyelesai masalah masyarakat baik dengan pendekatan dakwah akan bahaya praktik riba maupun penyelesaian secara konkrit dengan menanggung hutangnya kemudian disadarkan dan diberdayakan melalui program pemberdayaan ekonomi ummat.
4. Membuat wadah untuk anak2 sekitar, di Jogokariyan ada HAMAS (Himpunan Anak-Anak Masjid Jogokariyan).
5. Anak-Anak usia SMP rawan terputus dari lingkungan masjid, maka masjid harus bisa mengakomodir potensi sekaligus mengarahkan mereka agar tumbuh dalam kebaikan dan kesholihan. Di Jogokariyan anak-anak usia SMP dibina menjadi pengurus HAMAS.
6. Kemudian anak-anak usia SMA dibina menjadi bagian dari Remaja Masjid.
7. Ada juga komunitas KURMA (Keluarga Alumni Remaja Masjid).
8. Ada juga komunitas UMIDA (Umi-Umi Muda).
9. DKM sejatinya menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan masyarakat, ingat bahwa bangkitnya umat islam berawal dari masjid, jika masjid makmur dari segala sisi maka hal ini akan menjadi kekuatan yang amat dahsyat.
10. Juga menjadikan masjid sebagai kampus dan pesantren masyarakat. Masyarakat harus bertambah wawasan keagamaannya melalui kegiatan masjid.
11. Juga menjadikan masjid sebagai pusat penyelesaian permasalahan masyarakat. Masyarakat harus merasa terbantu dengan hadirnya masjid di tengah-tengah mereka.
12. Transparansi dalam masalah keuangan.
13. Memaksimalkan potensi masyarakat.
14. Menggali pendanaan yang optimal tanpa membebani masyarakat.
15. Membangun image masyarakat bahwa masjid itu tidak hanya tempat ibadah mahdhoh saja (sehingga selalu digembok dan sepi), tapi juga merupakan pusat kegiatan masyarakat.
16. Menentukan wilayah dakwah masjid, seperti desa jogokariyan maka namanya Masjid Jogokariyan agar menjadi jelas siapa masyarakat yang menjadi sentral dakwah masjid. Jika ada beberapa masjid di satu kampung maka bisa juga menentukan beberapa RT yang akan menjadi tanggung jawab masjid.
17. Membuat database masyarakat yang masuk dalam wilayah dakwah masjid seperti halnya data sensus penduduk.
18. Database ini sangat penting, contoh jika ada masyarakat yg kekurangan bisa diketahui dari database. Jika ada yg membutuhkan golongan darah tertentu maka mudah untuk menhubunginya, dll.
19. Merencanakan kegiatan masjid.
20. Membuat laporan kegiatan masjid.
21. Prinsip takmir masjid adalah melayani jamaah masjid (tamu2 Allah), bukan sebagai penguasa masjid.
22. Bentuk-bentuk pelayanan masjid: kesehatan, pendidikan, kesenian, sosial, ibadah, olahraga, dll.
23. Membuat komunitas-komunitas sesuai minat masyarakat dan masjid menjadi pusat pembinaan dan penyelenggaraan berbagai macam komunitas tersebut, seperti bersepeda, futsal, badminton, membaca, memancing, dll.
24. Ada kotak infak berupa uang dan ada juga kotak infak berupa beras yg semuanya disalurkan kepada pos-pos wilayah dakwah yang sudah ditentukan.
25. Jogokariyan membuat klinik untuk pelayanan masyarakat yang diberikan secara gratis dan masyarakat berinfak secara suka rela melalui kotak infak.
26. Masjid harus bersih dan rapi karena merupakan cerminan umat islam.

#ahmadsuhari101216

Monday, October 17, 2016

Paytren

*MATERI BELAJAR 2*

*Link Resmi PayTren*

✍� http://www.treni.co.id
✍� http://www.paytren.co.id
✍ �http://www.mytreni.com
✍� https://office.paytren.co.id

*```Link - link penting dr web resmi khusus yg serius jalanin PayTren, WAJIB di save sendiri biar kagak nanya - nanya terus pas membutuhkan. he he he```*

*Marketing Plan :*
https://www.treni.co.id/marketing-plan/

*Cara Deposit Epin :*
https://www.treni.co.id/cara-deposit/

*Cara Deposit Transaksi :*
https://www.treni.co.id/cara-deposit-transaksi/

*Cara Upgrade Lisensi :*
https://www.treni.co.id/cara-upgrade-lisensi/

*Formulir Claim Reward :*
https://www.treni.co.id/pengajuan-claim-reward/

*Order Printer Bluetooth :*
https://www.treni.co.id/pemesanan-printer-bluetooth/

*Format Transaksi SMS & YM :*
https://www.treni.co.id/format-transaksi/

*Cara Daftar Mitra Pebisnis :*
https://www.treni.co.id/pendaftaran-mitra-pebisnis/

*Tabel Cash Back Transaksi :*
https://www.treni.co.id/tabel-cashback-transaksi/

*Fitur Transaksi Tagihan :*
https://www.treni.co.id/fitur-transaksi-tagihan/

*Download File2 Penting :*
https://www.treni.co.id/download-file/

*Cetak Struk dg Printer Bluetooth :*
https://www.treni.co.id/fitur-cetak-struk/

Sukses bisnisnya berkah hidupnya

Sunday, June 24, 2012

ibu Dra. Hj. Yayah Yulistiawati - Mantan Kepala Sekolah SDN Kelapa Gading 04pg

Satu hal yang paling saya ingat tentang ibu guru senior dan mantan kepala Sekolah SDN Kelapa Gading 04 pagi, yaitu Dra. Yayah Yulistiwati. Ibu Yayah, sangat ramah, tutur bahasanya lembut, sangat keibuan... pokoknya beliau adalah sosok Kepala Sekolah yang ideal dan sangat mengayomi para- guru di lingkungan sekolah nya. Tidak heran pada saat perpisahan / pelepasan, banyak Guru maupun Murid yang merasa kehilangan karena ibu Yayah memasuki masa purnabakti pada bulan Juni 2012 ini. Ibu Yayah berhasil membuat SDN Kelapa Gading 04 pagi menjadi sebuah SD yang di kenal di Jakarta Utara, karena banyak prestasi sekolah baik dari murid dan guru nya yang menonjol. Saya tidak terlalu hapal apa saja, namun antara lain': di area eskul Pencak Silat, Nilai Try out, Nilai 10 dan nilai hampir sempurna untuk NEM SD yang di raih oleh salah satu anak murud SDN Klp gd 04.
Guru nya pun terdaftar sebagai salah satu yang terbaik pada acara prestasi Guru yang diadakan oleh Dikdas.
SDN Kelapa Gading Timur 04 adalah salah satu sekolah Inklusi, yaitu sekolah yang dapat menerima anak-anak berkebutuhan khusus atau special needs student.
"Bukan hanya karena saya menjadi Kepala Sekolah SDN 04, lalu kemudian SDN 04 menjadi begitu maju... namun atas berkat kerjasama antara orang tua murid dan guru lah, hal hal positif dan kemajuan tersebut bisa tercapai", kata ibu Yayah di sela-sela pidatonya dalam acara pelepasan Kepsek SDN 04 Kelapa Gading Timur hari sabtu 23 Juni 2012 lalu.
Ibu Yayah... Jasa ibu begitu besar, khusus nya kepada Daffa dan kami sekeluarga, semoga amal ibadah ibu dilipat gandakan oleh Alloh SWT, diberikan kesehatan dan panjang umur, serta  rizki yang berlimpah.. amiin... Selamat menikmati hari pensiun ibu Yayah.. kami selalu rindu kepada Ibu.
di foto ibu Yayah yang ditengah.. di apit oleh ibu Dra. Chrestina S (ibu Kris) dan rekan-rekan guru yang lain.

Dra. Chrestina S - Guru dan Kepala Sekolah yang luar Biasa

Saya sebetulnya bisa menulis PANJAAAAAAAANG untuk sosok yang satu ini, ibu Guru Chrestina atau biasa di panggil ibu Kris, adalah sebuah sosok panutan Guru di lingkungan Kelapa Gading Timur, beliau sudah mengabdikan jasa nya di lingkungan dunia pendidikan lebih dari 23th. Pertama kali Daffa masuk sekolah SD, diajar oleh ibu Kris,... ibu Kris sangat tegas dalam mengajar, terlihat walaupun beliau suka marah-marah dan bersuara menggelegar, namun ibu Kris ini sangat baik sekali dan sangat perduli dengan semua murid-murid nya termasuk Daffa. Bayangkan saja, kita saja bingung mengajari Daffa seperti apa? namun dengan kesabaran dan kegigihannya, Daffa akhirnya bisa seperti sekarang ini. Saya sangat berterima kasih sekali kepada ibu Kris.. semoga ibu diberikan umur panjang dan sehat selalu, dan apa yang sudah ibu tanamkan kedalam setiap insan anak didik ibu akan menjadi amal sholeh dan di lipat gandakan oleh Alloh SWT. Saat ini ibu Kris menjabat Kepala Sekolah SDN Kelapa Gading Timur 06 dan PLH Kepala Sekolah SDN Kelapa Gading Timur 04 pg.
SDN 04 sudah resmi menjadi sekolah inklusi dan menerima anak-anak special ....
"Anak bekebutuhan Khusus (ABK) atau special needs tidak selalu bodoh.. karena tidak ada anak yang bodoh, yang ada adalah anak yang malas...", begitu yang dikatakan oleh ibu Kris dan ibu Dra.. Hj. Yayah Yulistiawati.